Kamis, 08 November 2012

kerajaan hindu-budha terbesar di indonesia





KERAJAAN SRIWIJAYA DAN MAJAPAHIT

     a  A.Kerajaan Sriwijaya

         1.  Tatanan Politik dan Birokrasi Kerajaan Sriwijaya

   Pada mulanya kerajaan Sriwijaya tidak terletak di Palembang,kemungkinan di Minanga Tamwan,yaitu daerah pertemuan antara sungai Kampar kanan dan Kampar kiri. Baru pada abad berikutnya,Palembang dianggap penting dalam sejarah sriwijaya,seperti menjadi pusat ziarah,tempat belajar bagi pemeluk agama budha,dan menjadi pusat pemerintahan kerajaan sriwijaya.
Wilayah kerajaan sriwijaya pada abad ke I3 meliputi sebagian besar pulau Sumatra,semenanjung Malaya,sebagian wilayahjawa barat,dan pualu-pulau di laut cina selatan.Sriwijaya telah menjalin hubungan luar negeri dengan india dan cina.
            Faktor-faktor yang menyebabkan kerajaan sriwijaya berkembang pesat adalah:
            I. Letak sriwijaya yang strategis.
            2. Runtuhnya kerajaan funan di indo cina.
            3. Majunya aktivitas pelayaran dan perdagangan antara india dan cina.
            4. Memiliki armada laut yang kuat.
            5. Melayani disribusi ke berbagai wilayah di nusantara.
   Kerajaan sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke 8 dan 9 semasa pemerintahan Balaputradewa dari dinasti syailendra.Pada masa pemerintahannya,ia banyak mengirim para pemuda untuk belajar di india,terutama di perguruan tinggi nalanda. Untuk menampung para pemuda sriwijaya,ia mendirikan sebuah asrama di sana.

       2. Kehidupan Sosial-Ekonomi Kerajaan Sriwijaya

         a. Kehidupan sosial
     Kehidupan sosial kerajaan sriwijaya berdasarkan ajaran agama budha. Guna meningkatkan kehidupan social masyarakatnya,kerajaan sriwijaya mengadakan hubungan dengan kerajaan di sekitarnya dan mengembangkan pendidikan. Hal ini dilakukan dengan mengirim para pemuda sriwijaya ke india untuk belajar di perguruan tinggi nalanda.

         b. Kehidupan ekonomi
   Sebagai kerajaan maritim kehidupan ekonomi kerajaan sriwijaya bersumber dari perdagangan. Hal ini terjadi karena kerajaan sriwijaya letaknya strategis antara jalur perdagangan antara india dan cina. Setiap kapal yang singgah diwajibkan membayar pajak. Sehingga kehidupan agraris kurang mendapat perhatian yang besar.

       3. Kehidupan Budaya Kerajaan Sriwijaya
   Kerajaan sriwijaya memiliki kebudayaan yang tinggi. Kemajuan ini terbukti dengan adanya prasasti yang menggunakan bahasa melayu kuno. Selain itu juga ada arca budha di bukit siguntang,banguna suci di jambi,kompleks candi muara takus,beberapa bangunan suci di gunung tua,dan arca awalokiteswara di tapanuli selatan.

  
    B. Kerajaan Majapahit

       I. Tatanan Politik dan Birokrasi Kerajaan Majapahit
   Kerajaan majapahit berdiri pada tahun I293. Kerajaan ini didirikan oleh raden wijaya,cucu dari mahesa campaka. Raja-raja yang memerintah kerajaan majapahit adalah:

             I. Raden wijaya
             2. Sri jayanegara
   3. Tribuanattunggadewi
            4. Hayam wuruk
            5. Wikrama wardhana

   Wilayah kerajaan majapahit meliputi pulau sumtera,semenanjung Malaya,pulau jawa,sebagian Kalimantan,sebagian Sulawesi,sunda kecil,dan Maluku. Masa kejayaan kerajaan majapahit terjadi pada masa pemerintahan hayam wuruk dan mahapatih gajah mada. Pada masa itu persatuan nusantara dapat diwujudkan.
Struktur birokrasi kerajaan majapahit menganggap raja sebagai penjelmaan dewa tertinggi,memegang kekuasaan politik tertinggi,dan menduduki puncak hierarki kerajaan. Dalam menjalankan pemerintahan,raja dibantu oleh pejabat-pejabat birokrasi kerajaan.
           
       2. Kehidupan Sosial-Ekonomi Kerajaan Majapahit

         a. Kehidupan sosial
   Kehidupan sosial kerajaan majapahit berdasarkan ajaran agama hindu. Raja dianggap sebagai penjelmaan dewa dan memegang kekuasaan tertingi dalam pemerintahan.
Kehidupan sosial kerajaan majapahit secara umum cukup baik,sebab pemerintah sangat memperhatikan kepentingan rakyat. Keamanan terjamin dan hukum dijalankan tanpa pandang bulu.

         b. Kehidupan ekonomi
   Kehidupan ekonomi kerajaan majapahit menitikberatkan pada bidang pertanian,pelayaran,dan perdagangan. Dalam bidang pertanian,pemerintah kerajaan memberikan perhatian berupa perbaikan dan pemeliharaan tanggul sepanjang sungai untuk mencegah banjir. Dalam bidang perdagangan,perhatian yang dilakukan adalah dengan melakukan perbaikan jalan,jembatan,pemeliharaan sarana pelabuhan,serta penggunaan mata uang gobog sebagai alat tukar dalam perdagangan.

       3. Kehidupan Budaya Kerajaan Majapahit
   Pada zaman kerajaan majapahit,kebudayaan berkembang dengan pesat,baik di bidang sastra maupun bangunan. Peninggalan bangunan tersebut antara lain:

            I. Candi panataran di blitar
            2. Candi sumber jati di blitar
            3. Candi srenggopara di kapopongan
            4. Candi jabung di krasakan
            5. Candi surawana di Kediri
            6. Candi pari dekat porong
            7. Candi waringin lawang di trowulan
   Hasil sastra zaman majapahit dapat kita bedakan  menjadi dua ,yaitu

            I. Sastra zaman majapahit awal
a. Kitab negarakertagama karya mpu prapanca
b. Kitab sutasoma karya mpu tantular
c. Kitab pararaton
d. Kitab kunjarakarna

            2. Sastra zaman majapahit akhir
a. Kitab sundayana
b. Kitab sorandaka
c. Kitab ranggalawe
d. Kitab usana jawa
e. Kitab usana bali
f. Kitab paman canggah
g. Kitab tantu pagelaran
h. Kitab calon arang
i.  Kitab korawasrama
j.  Kitab bubhuksah
k. Kitab tantri Kamandaka
l.  Kitab pancatantra


































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar