Kamis, 08 November 2012

Kerajaan islam di indonesia yang bercorak maritim dan agraris



KERAJAAN ACEH DAN KERAJAAN MATARAM

A. Kerajaan Aceh
Kerajaan aceh dirintis oleh mudzaffar syah pada abad ke I5. Pusat kerajaan dibangun di atas puing-puing kerajaan lamuri,sebelah barat laut samudra pasai. Kerajaan ini merupakan hasil penyatuan dua kerajaan,yaitu kerajaan lamuri dan dar al-kalam.

a. Kehidupan Politik
                     Kerajaan aceh dipimpin oleh raja-raja sebagai berikut:
        I. Sultan ali mughayat syah          
2. Sultan salahuddin       
4. Sultan iskandar muda
5. Sultan iskandar thani

Kerajaan aceh mencapai puncak kejayaan pada masa sultan iskandar muda pada awal abad ke I7. Pada masanya aceh berhasil merebut pelabuhan penting di pesisir barat dan timur Sumatra,serta pesisir barat semenanung Malaya. Kerajaan aceh pada masa itu juga menyerang kedudukan portugis di malaka,dan pernah memenangkan perang melawan armada portugis di sekitar pulau bintan pada tahun I6I4. Selain itu sultan iskandar muda juga bekerja sama dengan inggris dan belanda untuk memperlemah kedudukan portugis.

b. Kehidupan Ekonomi
      Karena letaknya yang berada di jalur lintas pelayaran dan perdagangan selat malaka,kerajaan aceh menitikberatkan perekonomiannya pada sektor perdagangan. Kerajaan aceh berkembang kemudian berkembang menjadi Bandar utama di asia bagi para pedagang mancanegara. Bangsa-bangsa seperti inggris,belanda,arab,persia,turki,india,siam,cina,dan jepang juga sering berdagang di aceh. Selain itu kapal pedagang aceh juga aktif berdagang sampai laut merah.

C. Kehidupan Sosial
Struktur sosial masyarakat aceh terdiri atas empat golongan,yaitu golongan teuku (kaum bangsawan yang memegang kekuasaan pemerintahan sipil),golongan teungku (kaum ulama yang memegang peranan penting dalam bidang keagamaan),hulubalang atau ulebalang (para prajurit),dan rakyat biasa. Antar golongan teuku dan teungku sering terjadi persaingan yang melemahkan aceh.

d. Kehidupan Budaya
         Peninggalan kebudayaan aceh yang ada saat ini antara lain bangunan masjid baiturrahman dan buku bustanu’s salatin yang ditulis oleh nuruddin ar-raniri yang berisi tentang sejarah raja-raja aceh.   

B. Kerajaan Mataram
        
a. Kehidupan Politik
                  Raja-raja yang pernah memerintah kerajaan mataram antara lain:
         I. Panembahan senopati
         2. Panembahan sedo krapyak
         3. Sultan agung hanyokrokusumo
         4. Sunan amangkurat I
         5. Sunan amangkurat II

Kerajaan mataram mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan sultan agung hanyokrokusumo. Di bawah kepemimpinannya,daerah yang selama ini sukar ditaklukan dapat direbut. Selama masa pemerintahannya,kekuasaan mataram meliputi sebagian jawa barat,seluruh jawa tengah,seluruh jawa timur.

b. Kehidupan Sosial
Kehidupan masyarakat kerajaan mataram bersifat agraris. Atas dasar kehidupan agraris,disusun suatu masyarakat yang bersifat feodal. Para pejabat memperoleh imbalan berupa tanah garapan atau pajak tanah. Kehidupan itulah yang menjadi cikal bakal munculnya tuan tanah di jawa.

c. Kehidupan Ekonomi
Kehidupan ekonomi kerajaan mataram bertumpu pada sektor agraris. Hal ini disebabkan letakkerajaan mataram di daerah pedalaman,sehingga kegiatan perdagangan kurang mendapat perhatian dari penguasa. Hal ini diperparahdengan jatuhnya kota-kota pelabuhan di pesisir utara pulau jawa ke tangan VOC.

d. Kehidupan Budaya
Kebudayaan yang berkembang di kerajaan mataram berupa seni tari,seni pahat,seni suara,dan sastra. Dalam bidang kebudayaan berkembang akulturasikebudayaan Indonesia islam,seperti sistem kalender karya sultan agung. Selain itu sultan agung juga menulis kitab yang berjudul sastra gending dan membangun kompleks makam raja-raja mataram di imogiri.









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar